4 Toko Aplikasi Lokal Android

Pada tahun lalu, Android telah menguasai 81 persen OS smartphone di Indonesia. Jumlah pengguna Android yang semakin membludak menjadi peluang yang ditangkap oleh para developer lokal dengan meluncurkan toko aplikasi Android sendiri demi memenuhi permintaan pengguna di tanah air. Apa saja toko aplikasi ciptaan pihak ketiga yang bisa menjadi alternatif pilihan selain Google Play Store ini? Berikut daftarnya.

1. Jalan Tikus
Sejak diluncurkan pada Juni 2012 silam, Jalan Tikus telah melayani lebih dari 10 juta permintaan download dari enam juta pengguna unik. Pada Sepetember 2013, pageviewnya pun mencapai 1,3 juta per bulan. Selain itu, Jalan Tikus juga menjamin bahwa semua aplikasi di platformnya aman, legal dan gratis.

2. Gudang Aplikasi
Meski usianya baru seumur jagung, Gudang Aplikasi memiliki pendukung yang kuat karena dibuat oleh XL Axiata dan dikembangkan oleh Huawei dengan nilai investasi hingga USD 1 juta. Terdapat 10.000 aplikasi dengan 150.000 pengunjung unik sampai saat ini. Namun, Gudang Aplikasi hanya ditujukan untuk pelanggan XL yang bisa membeli aplikasi premium dengan pulsa.

3. TemanDev
Operator lokal Telkomsel meluncurkan TemanDev dengan 68 aplikasi lokal untuk memperingati ulang tahun ke-68 Telkomsel pada Agustus 2013 silam. Pengguna Telkomsel juga bisa membeli aplikasi premium dengan pulsa. TemanDev bukan hanya bisa diakses oleh pengguna Android saja tetapi juga untuk OS lain seperti Windows Phone, Blackberry, Symbian dan feature phone di TemanDev.

4. WePlay
Toko aplikasi ini adalah ciptaan SingTel, sebuah perusahaan telekomunikasi asal Singapura yang berekspansi ke Indonesia pada bulan Maret lalu. WePlay menawarkan aplikasi game dan telah mencapai 100.000 download hingga saat ini. Karena SingTel bermitra Telkomsel, jadi hanya pengguna Telkomsel saja yang bisa membeli aplikasi premium dengan pulsa di toko aplikasi ini.

loading...