Yahoo Axis, Aplikasi Pencari dari Yahoo Ini Bikin IE9 Jadi Lambat

Yahoo baru saja meluncurkan aplikasi pencari, Yahoo! Axis, yang memiliki tampilan unik yang terintegrasi pada antar muka browser. Plug-in untuk browser HTML 5 ini muncul dalam bentuk kolom pencarian dalam halaman situs yang dibuka menggunakan peramban internet.

Hasilnya, pengguna disodori jasa pencarian Yahoo! selama menjelajah internet, termasuk ketika membuka laman milik search engine lain, seperti Google.

Dengan cara itu, Yahoo! bisa membelokkan trafik ke situs web miliknya, terutama lewat aplikasi Axis di di platform smartphone dan tablet yang terus mengalami pertumbuhan pengguna.

Gambar Plugin Yahoo Axis

Meskipun berkolaborasi dengan search engine Bing bikinan Microsoft, 88% pemasukan Yahoo! berasal dari permintaan (request) yang dilakukan pengguna atas layanan miliknya sendiri.

Yahoo! tidak mendapat uang apabila permintaan tersebut di-submit secara langsung di situs Bing. Untuk menaikkan pendapatan, mesin pencari Yahoo! harus dipakai sesering mungkin oleh pengguna.

Namun demikian, saat baru beberapa jam setelah memperkenalkan Yahoo Axis sebagai browser baru yang digabungkan dengan mesin pencari, layanan ini sudah menuai masalah. Setelah sebelumnya ditutup Chrome karena dianggap berbahaya, kini giliran Microsoft yang komplain.

Browser milik Microsoft, Internet Explorer 9 yang berjalan di Windows 7 dilaporkan menjadi lambat setelah Yahoo Axis didownload di alat peramban itu. Seperti diketahui, layanan baru ini bukanlah ‘murni’ browser di desktop, karena sifatnya yang hanya ekstensi atau add-ons.

“Yahoo Axis untuk Internet Explorer 9 membuat browser menjadi lambat sekitar 0.07 detik,” komplain Microsoft, seperti dikutip detikINET dari PC Advisor, Jumat (25/5/2012).

Selain untuk desktop, Yahoo Axis juga ditawarkan gratis untuk pengguna iPhone, iPad dan iPod, serta add-ons untuk edisi desktop IE9, Apple Safari, Google Chrome dan Mozilla Firefox di Windows, dan tiga yang terakhir pada OS X .

Aplikasi iOS pada dasarnya Safari dengan lapisan kustom — Apple membatasi browser didistribusikan melalui App Store — karena peramban mengandalkan Safari sebagai mesin peramban utamanya.

Belum ada tanggap secara resmi dari Yahoo terkait masalah yang menimpa ‘mantan raja browser’ tersebut.

loading...